10 Gaya Bahasa Beserta Contohnya!
Gaya bahasa atau yang disebut dengan majas sangat cocok untuk menulis cerita agar cerita menjadi lebih baik dan mudah dipahami. Berikut penjelasannya.
1.Majas Pleonasme
Gaya bahasa yang
dipakai untuk memperjelas maksud dengan menggunakan kata berulang dan
maknanya sudah
dikandung oleh kata yang mendahului.
Contoh: Burung itu
sudah naik ke atas kemudian turun ke bawah lagi.
2.Majas Hiperbola
Gaya bahasa yang
dipai untuk melukiskan keadaan secara berlebihan.
Contoh: Anak itu
berlari cepat bagai kilat.
3.Majas Litotes
Dipakai untuk
melukiskan hal sekecil-kecilnya untuk merendahkan diri.
Contoh: Terimalah
pemberianku yang tak seberapa ini.
4.Majas Repetisi
Gaya bahasa
mengulang kata-kata tertentu beberapa kali. Gaya ini sering digunakan dalam
berpidato.
Contoh: Jangan
ragu-ragu saudara, selama matahari masih beredar dan selama hayat masih
dikandung badan,
sayaakan memperjuangkan hak rakyat.
5.Majas Klimaks
Gaya bahasa yang
menggunakan sesuatu secara berturut-turut makin lama makin memuncak.
Contoh:Jangankan
seratus ribu. Lima ratus ribu atau satu juta bahkan satu miliar pun kalu dijual
akan kubeli.
6.Majas Antiklimaks
Gaya bahasa yang
menggunakan sesuatu secara berturut-turut makin lama makin menurun.
Contoh: Apalagi
setahun. Sebulan atau seminggu bahkan sehari saja dia tidak akan
meninggalkanmu.
7.Majas Asidenton
Gaya bahasa yang
melukiskan beberapa hal secara terurai menggunakan kata penghubung.
Contoh: Besar,
kecil, tua, muda semuanya hadir dalam acara pembukaan sekaten.
8.Majas Polisindenton
Gaya bahasa yang
menyebutkan beberapa hal dengan menggunakan kata penghubung.
Contoh: Sebelum
berangkat ke sekolah pagi itu, saya menyapu lantai dan mengepelnya kemudian
saya mandi dan
sarapan pagi.
9.Majas Koreksio
Gaya bahasa yang
menyebutkan sesuatu yang salah, kemudian dibetulkan agar menarik.
Contoh: Kemarin
sore... eh maaf tadi malam wanita itu datang di pondoknya.
10.Majas Interupsi
Gaya bahasa yang
menggunakan sisipan kata atau frase di tengah-tengah kalimat untuk
menegaskan
maksud.
Contoh: Pak
Zaeni lurah yang baru, orangnya sangat sederhana.
Comments